Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) Ke-11

Mobilisasi Pengetahuan Melalui Perpustakaan Digital di Era Disruptif

Digital disruption atau disrupsi digital merujuk pada kemajuan teknologi yang mengubah tata cara konvensional yang sudah mapan. Disrupsi digital muncul seiring dengan berkembang pesatnya teknologi digital dan Internet. Saat ini disrupsi digital telah memberikan dampak perubahan dalam berbagai aspek seperti pribadi dan sosial, pekerjaan, bisnis, industri serta pendidikan dan pengetahuan.

Kehadiran Internet, aplikasi dan konten digital telah mengubah tata cara pengetahuan disimpan, disediakan dan disebarluaskan. Perpustakaan sebagai salah satu institusi pengelola pengetahuan tersebut, tidak luput dari perubahan yang diakibatkan oleh fenomena disrupsi digital ini. Hal ini menyebabkan perpustakaan mengatur kembali strategi dalam mengelola dan menyediakan pengetahuan untuk menjawab tantangan tersebut yakni melalui pembangunan perpustakaan digital.

Saat ini jejaring ‘perpustakaan digital’ di Indonesia sudah diwadahi oleh Forum Perpustakaan Digital Indonesia (FPDI), memasuki tahapan di mana perpustakaan digital sudah dipandang memiliki dampak terhadap kehidupan masyarakat secara luas melalui berbagai peran. Salah satu peran perpustakaan digital yang terkait dengan perkembangan terkini pada masyarakat dunia pada umumnya adalah upaya penyebarluasan pengetahuan dalam era disrupsi digital. Perpustakaan digital dipandang memiliki peran penting dalam memastikan diseminasi pengetahuan melalui penyediaan akses ke informasi, sarana teknologi informasi dan komunikasi, bantuan kepada masyarakat dalam pembangunan kapasitas pemanfaatan informasi, serta pelestarian informasi untuk generasi digital saat ini. Hal inilah yang menjadi dasar Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia mengambil tema “Mobilisasi Pengetahuan Melalui Perpustakaan Digital di Era Disruptif” pada konferensi ke-11 (KPDI 11) tahun 2018 ini.

 

TEMA :

Mobilisasi Pengetahuan Melalui Perpustakaan Digital di Era Disruptif

TOPIK

  1. Sumber pengetahuan terbuka (open knowledge resources) untuk mobilisasi pengetahuan;
  2. Produksi pengetahuan untuk inovasi yang disruptif;
  3. Peran perpustakaan digital dalam mobilisasi pengetahuan;
  4. Literasi digital dalam melawan konten negatif;
  5. Akses terbuka repositori (repository open access) kekayaan intelektual Indonesia;
  6. Blended librarian sebagai knowledge maker dalam era disrupsi digital.

 

PENYELENGGARA

  1. Perpustakaan Nasional RI
  2. Forum Perpustakaan Digital Indonesia
  3. Universitas Sumatera Utara
  4. Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara
  5. Pemerintah Kota Medan
  6. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Utara

 

PESERTA

  1. Pengelola berbagai jenis perpustakaan
  2. Pustakawan dan tenaga perpustakaan di perpustakaan sekolah, umum, khusus dan perguruan tinggi
  3. Akademisi, peneliti, pengajar dan mahasiswa ilmu perpustakaan dan informasi
  4. Penerbit
  5. Perusahaan penyedia informasi (information providers)
  6. Seluruh stakeholders dalam bisnis multimedia

TUJUAN

KPDI 11 diharapkan akan menjadi sarana berbagi pengalaman, pengetahuan, saran dan rumusan mengenai manifestasi perpustakaan digital dalam moblisasi pengetahuan di era disruptif digital.

WAKTU

6 – 9 November 2018

TEMPAT

Hotel Four Points by Sheraton
Jalan Jenderal Gatot Subroto No.395

Medan, Sumatera Utara 20119
Telepon : (061) 8050 1111
Fax : (061) 8050 1010
Email : reservations.medan@fourpoints.com
Website : https://four-points.marriott.com/