Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia ke-13 Tahun 2022

Revitalisasi Perpustakaan Digital dalam Percepatan Transformasi Pengetahuan Untuk Masyarakat Sejahtera 

Dunia saat ini menghadapi  Revolusi Industri 4.0 dengan digitalisasi,  ‘artificial intellegence', 'internet of things' serta 'big data' memainkan peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Perpustakaan pun mau tak mau harus beradaptasi, berinovasi serta berevolusi sehingga tidak terlindas perubahan zaman. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat berkumpul untuk membaca buku ataupun mencari informasi, namun perpustakaan dapat menjadi working space, tempat munculnya inovasi-inovasi baru di dalam institusi pendidikan, perpustakaan juga dapat menjadi suatu virtual office.

Saat ini perpustakaan telah berangsur menjadi tempat berinteraksi dengan komunitas sosial serta working space tempat tumbuhnya inovasi baru.  Perpustakaan  juga telah menggambarkan bagaimana melakukan transformasi perpustakaan di era digital, mulai dari 'mobile library', 'library on the wall', 'hybrid library' hingga perpustakaan dalam game.

Kebijakan Pembangunan Bidang Perpustakaan di Indonesia telah masuk dalam arus utama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024, melalui Prioritas Nasional Revolusi Mental dan Pembangunan kebudayaan, yang diturunkan dalam Program Prioritas Meningkatkan Literasi, Inovasi dan Kreatifitas, yang   meliputi  :   (a). Peningkatan  Budaya Literasi dan; (b). Penguatan institusi Sosial Penggerak Literasi dan Inovasi.

Sesuai dengan Arah Kebijakan dan Strategi Pembangunan Bidang Perpustakaan dalam Rencana Pembangunan  Jangka Menengah  Nasional 2020-2024  tersebut, pembangunan  perpustakaan digital ke depan harus disinkronisasikan  melalui Rencana Strategis Pembangunan Perpustakaan Digital Nasional 2020-2024, yang mengarah pada pengembangan kualitas sumber daya manusia yang dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat melalui kemampuan berliterasi.

Konferensi Perpustakan Digital Indonesia (KPDI), merupakan kegiatan nasional sinergis untuk saling berbagi pengetahuan yang diselenggarakan secara berkesinambungan oleh Perpustakaan Nasional RI bekerjasama dengan perpustakaan  daerah dan perpustakaan perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan  wawasan dan kompetensi  pengelola perpustakaan  di seluruh tanah air terkait perkembangan penerapan TIK dan teknologi digital di dunia perpustakaan. Kegiatan pertemuan ini juga dimaksudkan  untuk memberikan  kesadaran  (awareness)  akan pentingnya beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi di masyarakat sebagai dampak dari perkembangan teknologi informasi dan digital, agar perpustakaan dapat tetap eksis dari waktu ke waktu.

Penyelenggaraan Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) di Surakarta telah tertunda selama  dua tahun yang disebabkan  masih tingginya tingkat penularan Covid-19, sehingga pada tahun 2020 dan 2021 penyelenggaraan KPDI dilaksanakan secara daring dan mandiri oleh Perpustakaan  Nasional RI.  Dengan semakin melandainya pandemi Covid-19   di  Indonesia pada tahun  ini,  diharapkan penyelenggaraan Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) Ke-13 tahun 2022 di kota Surakarta secara luring (onsite) dapat terwujud, sehingga proses interaksi dan transfer knowledge antara narumber dengan peserta dapat lebih maksimal, serta berdampak  pula pada meningkatnya kunjungan pariwisata di  wilayah penyelenggaraan.

 

TEMA :

Revitalisasi Perpustakaan Digital dalam Percepatan Transformasi Pengetahuan Untuk Masyarakat Sejahtera 

TOPIK

  1. Perpustakaan digital dalam percepatan transformasi pengetahuan ke masyarakat pinggiran (marjinal);
  2. Pustakawan inovatif dan kreatif mentransformasikan pengetahuan untuk masyarakat produktif; 
  3. Pengembangan perpustakaan digital untuk layanan inklusif pemustaka difabel;
  4. Peran perpustakaan digital dalam percepatan transformasi masyarakat di wilayah pedesaan dan wilayah Terdepan, Terpencil, Tertinggal (3T).

 

PENYELENGGARA

Perpustakaan Nasional RI bekerja sama dengan Forum Perpustakaan Digital Indonesia (FPDI) dan Universitas Sebelas Maret (UNS)

PESERTA

Kegiatan Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia ke-13 diharapkan dapat diikuti sebanyak 300 peserta yang terdiri dari berbagai elemen berikuti ini :
  • Pejabat Legislatif Tingkat Pusat maupun Daerah;
  • Pejabat Eksekutif (Penyusun Regulasi Pemerintah) Tingkat Pusat maupun Daerah; 
  • Dosen, Guru, dan Mahasiswa;
  • Peneliti/pemerhati Teknologi Informasi dan Digital; 
  • Peneliti/pemerhati Perpustakaan; 
  • Koordinator/Ketua Tim Corporate Social Responsibility (CSR);
  • Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan.

TUJUAN

Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-13 diharapkan akan menjadi sarana berbagi pengalaman, pengetahuan, saran dan rumusan mengenai revitalisasi perpustakaan digital dalam percepatan transformasi masyarakat informasi menuju masyarakat sejahtera

WAKTU

9 - 11 Agustus 2022

TEMPAT

The Sunan Hotel
Jl. A. Yani No.40, Kerten, Kec. Laweyan, Kota Surakarta,
Jawa Tengah 57143