Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) Ke-2

Perpustakaan dan Pelestarian Khasanah Budaya Bangsa dalam Format Digital

     Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) merupakan forum berskala nasional yang merupakan wadah bagi para pustakawan dan penyelenggara perpustakaan Indonesia untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman tentang berbagai aspek perpustakaan digital. Forum yang akan dilselenggarakan secara berkala setiap tahun ini diharapkan membuka peluang para peneliti, pengajar, dan praktisi di bidang perpustakaan, khususnya dalam hal pengelolaan perpustakaan digital. Dalam konferensi-konferensi sebelumnya telah dibahas sejumlah topik, mencakup ilmu komputer, ilmu perpustakaan dan informasi, manajemen pengetahuan (knowledge management), dan berbagai bidang ilmu sosial dan humaniora.

     Tema yang ditetapkan untuk KPDI Ke-2 ini adalah, “Perpustakaan dan Pelestarian Khasanah Budaya Bangsa dalam Format Digital.” Dengan tema ini diharapkan bahwa para peserta dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai apa yang dimaksud dengan dan pentingnya melestarikan khasanah budaya dalam format digital (cultural digital heritage), serta peran perpustakaan dalam pelestarian khasanah budaya tersebut.

     Perpustakaan digital bukan topik baru di dunia perpustakaan baik di Indonesia, apalagi di lingkup internasional. Inisiatif pembangunan World Digital Library (WDL) yang dibahas dalam UNESCO Experts Meeting on the World Digital Library mengisyaratkan agar Indonesia memulai pembangunan perpustakaan digital yang nantinya diharapkan akan menjadi bagian dari World Digital Library (WDL). Di Indonesia sendiri, gagasan dan upaya untuk membangun perpustakaan digital sudah muncul dan mulai dilaksanakan. Saat ini di Indonesia telah terbentuk beberapa jaringan-jaringan perpustakaan digital, baik yang dibangun berdasarkan kesamaan jenis perpustakaan, layanan, maupun koleksinya. KPDI Ke-2 memberikan kesempatan bagi komunitas perpustakaan digital yang ada di Indonesia untuk menyampaikan kemajuan yang telah dicapai dalam mewujudkan perpustakaan digital yang mampu mendukung masyarakat untuk menemukan dan memanfaatkan informasi yang diperlukannya.

     Melalui Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) Ke-2 diharapkan juga akan didapatkan kesamaan persepsi di antara para peserta mengenai Perpustakaan Digital Nasional dan mengenai bentuk Kerangka Kerja Nasional Perpustakaan Digital Indonesia yang menjadi acuan dalam pelaksanaan kerjasama antar perpustakaan dan antar jaringan yang sudah ada. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, melalui KPDI Ke-2 akan dibentuk Komisi Perpustakaan Digital Nasional yang menentukan arah pembangunan Perpustakaan Digital Nasional dan bertanggung jawab atas keberlangsungan KPDI secara berkala setiap tahun.

TEMA :

Perpustakaan dan Pelestarian Khasanah Budaya Bangsa dalam Format Digital

TOPIK

Perpustakaan dan Pelestarian Khasanah Budaya Bangsa dalam Format Digital

PENYELENGGARA

  1. Perpustakaan Nasional RI
  2. Universitas Indonesia
  3. Universitas Kristen PETRA

PESERTA

  1. Pengelola berbagai jenis perpustakaan
  2. Pustakawan dan tenaga perpustakaan di perpustakaan umum, khusus, dan perguruan tinggi
  3. Akademisi, peneliti, pengajar dan mahasiswa ilmu perpustakaan dan informasi
  4. Penerbit
  5. Perusahaan penyedia informasi
  6. Seluruh pemangku kepentingan (Stakeholders)

TUJUAN

     Melalui Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) Ke-2 diharapkan juga akan didapatkan kesamaan persepsi di antara para peserta mengenai Perpustakaan Digital Nasional dan mengenai bentuk Kerangka Kerja Nasional Perpustakaan Digital Indonesia yang menjadi acuan dalam pelaksanaan kerjasama antar perpustakaan dan antar jaringan yang sudah ada. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, melalui KPDI Ke-2 akan dibentuk Komisi Perpustakaan Digital Nasional yang menentukan arah pembangunan Perpustakaan Digital Nasional dan bertanggung jawab atas keberlangsungan KPDI secara berkala setiap tahun.

WAKTU

10 - 12 Desember 2009

TEMPAT

Milenium Hotel Sirih Jakarta
Jl. Fachrudin 3 jakarta 10250
Telp. (021) 230 3636
Faks. (021) 230 0880